oleh

Bangunan Bekas Kantor Kelurahan Cipayung Dirubuhkan

Jakarta – Bangunan bekas kantor Kelurahan Cipayung di Jl Raya Cilangkap, Setu, dirubuhkan 100 personel gabungan dari unsur PPSU, Satpel Sumber Daya Air (SDA), Satgas Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Satpol PP, pengurus RT/RW dan masyarakat sekitar.

Lurah Cipayung, Yulian Fathiniah mengatakan, bangunan yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 400 meter persegi ini sudah tidak difungsikan sejak 2012, lantaran aktivitas kantor kelurahan pindah ke Jl Bambu Hitam, Cipayung.

Baca Juga  Pengurus SMSI, LBH SMSI dan MCM Provinsi Kalsel Resmi Dilantik

Menurut Yulian, bangunan ini dirobohkan petugas gabungan dengan menggunakan satu unit alat berat jenis Weel Standar sejak Minggu (16/1) kemarin, karena dikhawatirkan ambruk dan membahayakan warga sekitar. Ditargetkan pekerjaan akan selesai Selasa (18/1) besok.

“Bangunan dirobohkan karena rawan ambruk dan dikhawatirkan bisa membahayakan warga, terutama anak-anak,” kata Yulian, Senin (17/1).

Baca Juga  Kecamatan Cimanggis Beri Perhatian Khusus untuk Anak Yatim Akibat Covid-19

Rencananya, lahan bekas bangunan akan dijadikan akses jalan aternatif menuju Mabes TNI melalui Jl Raya Cilangkap-Setu. Sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan tersebut, saat jam sibuk.

“Sebagian lahan bekas bangunan ini akan dijadikan taman, agar lingkungan sekitar tetap hijau. Sehingga warga sekitar merasakan nyaman,” lanjut Yulian, dilansir beritajakarta.id.

Disebutkan Yulian, puing bekas bangunan kantor kelurahan ini digunakan untuk meratakan akses jalan menuju RPTRA Payung Tunas Teratai yang saat ini masih berupa tanah dan bergelombang.

Baca Juga  Dewan Pers Kembali Sertifikasi Wartawan pada Mei 2021

“Selanjutnya, kami akan usulkan pengaspalan jalan menuju RPTRA itu ke Sudin Bina Marga Jakarta Timur,” tandasnya.  (*/cr1)

News Feed