Site icon SIN Jambi

Ngopi Kerukunan XIV Jadi Wadah Penguatan Harmoni Intern Umat Buddha di Jambi

JAMBI.SIN.CO.ID – Bimbingan Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi kembali menggelar Ngopi Kerukunan Intern Umat Buddha Edisi XIV pada Minggu (26/7/2026) di Vihara Sakyakirti, Kota Jambi.

Ketua Vihara Sakyakirti, Y.M.Bhiksu Nyana Maitri Maha Stavira mengapresiasi gelaran Ngopi Kerukunan ini sebagai memperluas wawasan dan salah satu langkah penguatan kerukunan umat Buddha di provinsi Jambi. Memanfaatkan gelaran Ngopi Kerukunan ini sebagai ruang dialog bersama untuk memperkuat persaudaraan. “Dari secangkir kopi lahir percakapan. Dan dari percakapan, lahir saling memahami dan tumbuhlah kerukunan,” dorong beliau.

Di provinsi Jambi yang selama ini terdapat keberanekaragaman perbedaan agama dan budaya, maka penting untuk merawat kerukunan melalui ruang komunikasi yang terbuka dengan saling menghormati satu sama lain sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

Pentingnya saling mendukung, khususnya sesama umat Buddha dengan penguatan pelaksanaan dan mengingat sifat luhur Buddha untuk memperkuat semangat dalam praktik darma dan mengembangkan kebijaksanaan dan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Tema yang diusung “Menepis Hoaks, Persfektif Buddha dan AI” sangat penting mengingat perkembangan teknologi yang memberi kemudahaan saat ini justru banyak disalahgunakan menjadi sarana penyebaran informasi yang tidak benar, termasuk ujaran kebencian yang dapat memecah persaudaraan. Oleh karena itu, praktik nilai-nilai ajaran Buddha melalui Samaptha (kesiapan mental integritas diri), yaitu menjunjung kejujuran dan kebenaran ucapan dan tidak menyebarkan kebohongan. Serta memanfaatkan perkembangan teknologi dengan penuh kesadaran secara bijaksana dalam kebermanfaatan bagi diri sendiri dan orang lain.

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Jambi, Wiswadas gelaran Ngopi Kerukunan Intern Umat Buddha ini ditujukan untuk memperkuat kerukunan seluruh lapisan umat Buddha, memberikan berbagai wawasan dam pengetahuan kepada umat Buddha.

Bimas Buddha Kanwil Kemenag Jambi terus berkomitmen berbagai upaya untuk meningkatkan kerukunan umat Buddha di provinsi Jambi. “Kerukunan umat Buddha di Jambi sudah baik, namun perlu dipertahankan dan diperkuat melalui berbagai model. Salah satunya melalui Ngopi Kerukunan yang sudah diatur sedemikian rupa secara bergilir dari satu tempat ke tempat lainnya guna memperkuat kerukunan yang sudah ada di Jambi,” ungkap beliau.

Kementerian Agama mendukung pemanfaatan perkembangan teknologi melalui Artificial Intelligence (AI) secara bijaksana dan mnghindari penyebaran informasi yang tidak akuran dan valid sebagaimana marak terjadi saat ini di berbagai media sosial. Dan berbagai penyebaran berita atau informasi bohong (hoaks) tersebut dapat pula berdampak negatif dalam memecah kerukunan umat beragama.

Hadir selaku narasumber adalah YM Nyana Suryanadi Mahathera yang saat ini menjabat sebagai Maha Nayaka di Sangha Agung Indonesia, dan dosen aktif di Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga. Beliau hadir untuk memperkuat pemahaman mengenai pemanfaatan AI yang terus berkembang dengan cepat untuk memperluas kebijaksanaan, mempererat persaudaraan, dan menjaga kerukunan, bukan untuk menyebarkan kebencian.

Exit mobile version