JAMBI.SIN.CO.ID – Pembimbing Masyarakat Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Theresia Ari Sukarni menghadiri peresmian Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Bunda Gereja di Tebo beberapa waktu lalu.
Peresmian ini menjadi momentum penting bagi umat Katolik di Tebo sekaligus bagian dari penguatan kehidupan beragama, pelayanan umat, serta kerukunan antarumat beragama di provinsi Jambi.
Pembimas Katolik menyampaikan bahwa peresmian gereja merupakan kebahagiaan bagi seluruh umat Katolik. Gereja tidak hanya menjadi tempat berdoa dan merayakan Ekaristi, tetapi juga menjadi tempat umat belajar mengasihi Tuhan, mengasihi sesama, dan melayani masyarakat.
“Gereja bukan hanya tempat untuk berdoa dan merayakan Ekaristi, tetapi juga tempat kita belajar untuk mengasihi Tuhan, mengasihi sesama, dan melayani masyarakat,” ujar beliau.
Pembimas Katolik juga mengajak umat Katolik di Kabupaten Tebo untuk terus mengambil bagian dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, moderasi beragama dapat diwujudkan dengan tetap teguh menjalankan iman masing-masing sekaligus menghormati perbedaan agama dan keyakinan.
“Kita teguh dalam iman kita, tetapi tetap menghormati orang lain yang berbeda agama dan keyakinan. Mari kita hidup berdampingan, saling membantu ketika ada yang mengalami kesulitan, saling menghormati dalam menjalankan ibadah, dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian Kabupaten Tebo,” seru beliau.
Pembimas Katolik berharap Gereja Paroki Santa Perawan Maria Bunda Gereja dapat menjadi rumah iman, rumah persaudaraan, dan rumah kasih bagi umat Katolik sekaligus menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Tebo yang rukun dan damai. Gereja tersebut juga diharapkan menjadi rumah doa, rumah pelayanan, serta ruang yang terbuka untuk membangun kebaikan bersama
Peresmian ini sekaligus menandai peningkatan status Gereja Santa Perawan Maria Bunda Gereja menjadi paroki sehingga dapat berdiri dan digunakan untuk pelayanan umat. Pembimas Katolik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas kebersamaan, gotong royong, dan perjuangan yang telah dilakukan hingga gereja tersebut dapat terwujud.
“Semoga gereja yang telah diresmikan ini tidak hanya menjadi bangunan yang indah secara fisik, tetapi semakin hidup karena di dalamnya terdapat umat yang memiliki iman kuat, kasih yang nyata, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkap beliau.
Pembimas Katolik mengucapkan selamat atas peresmian Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Bunda Gereja Tebo, seraya berharap agar gereja tersebut menjadi tempat bertumbuhnya iman, kasih, persaudaraan, dan pelayanan, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat moderasi beragama, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di provinsi Jambi.
“Mari kita terus menjaga Kabupaten Tebo sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan rukun,” pungkas Pembimas Katolik.

